Toko Belajar Ruqyah, menyediakan berbagai kebutuhan ruqyah syar'iyah, seperti cd, vcd dan buku panduan ruqyah, serta herbal terapi ruqyah. Info klik disini.

Cara Membuat Air Ruqyah Untuk Mengobati Gangguan Jin, Sihir, Dan Medis


Teknik Membuat Air Ruqyah Untuk Penyakit gangguan Jin, Sihir, Dan Medis
Penulis : Ust Eri Abdul Rohim

Air yang sudah di bacakan dengan ayat-ayat ruqyah tentu sangat berbeda dengan air-air biasa yang belum di bacakan. Bahkan dalam sebuah penelitian Prof. Dr. Masaru Imoto dari jepang menemukan bahwa air yang sudah di bacakan do’a, maka akan membentuk sebuah kristal yang sangat indah.

Dalam islam air memiliki peran yang amat penting, tidak dapat di gantikan dengan benda apapun. Merupakan sumber kehidupan, merupakan salah satu mukjizat kenabian. Dalam islam air terbaik adalah air zam-zam, merupakan salah satu air yang keluar karena mukjizat kenabian Nabi Ismail, berikutnya adalah air hujan, karena turun dari langit dengan membawa berkah.

Dalam dunia ruqyah, air juga sangat berperan membantu proses penyembuhan, baik diminum untuk menghancurkan sihir dalam lambung, air untuk dimandikan, dan untuk menghancurkan buhul-buhul sihir di rumah atau jalanan yang terindikasi di siram air mantra oleh dukun.

Melakukan ruqyah dengan media air seperti ini, pernah di lakukan oleh Malaikat Jibril kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika beliau sakit, dengan menggunakan air yang dibacakan:

بسم الله أرقيك، من كل شيء يؤذيك، من شر كل نفس أو عين حاسد الله يشفيك، بسم الله أرقيك

/bismillaah urqiika min kulli syai’in yu’dziika wa min syarri kulli nafsin aw ‘ainin hasidin allaahu yasyfiika bismillaahi urqiika/
“Dengan nama Allah aku meruqyahmu, dari segala sesuatu yang mengganggumu, dan dari keburukan penyakit ‘ain yang timbul dari pandangan mata orang yang dengki, semoga Allah menyembuhkanmu, Dengan nama Allah aku meruqyahmu”, sebanyak 3 kali. Ini adalah metode ruqyah yang disyariatkan dan ada manfaatnya.

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam juga pernah membacakan (ayat Qur’an dan doa-doa yang ma’tsur, ed.) pada air untuk Tsabit bin Qais radhiallahu’anhu lalu memerintahkan ia untuk memercikkan air tersebut pada dirinya. ( Sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Daud dalam kitab Ath Thib dengan sanad yang hasan )

Air terbaik :
1. Air zam2
2. Air Hujan

Cara membuat air ruqyah

Sebelum memulai proses pembuatan air ruqyah, pastikan kondisi tempat tenang, khusuk, dan jauhi hal-hal yang di haramkan Allah, seperti alat musik, jimat, pusaka, rajah-rajah, dll.

Berdoalah agar Allah mengabulkan doa kita, dan menurunkan pertolongan-Nya.

1. Pastikan wudhu, atau mandi jika memungkinkan sebelum memulai.
2. Siapkan air minum 20 liter.
3. Lakukan shalat hajat dua rekaat.
4. Bertaubatlah dari semua dosa masa lalu, dan beristiqfar kepada Allah.
5. Bershalawat 3 kali kepada Rasulullah.
6. Bacalah : La Haula Wala Quwwata Illa billah
7. Ambil air, dekatkan kemulut, gunakan udara dari mulut.
8. Bacakanlah ayat-ayat berikut dengan suara keras, dan hembuskan setiap selesai membaca satu ayat, ulang sebanyak 3-7 kali :

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ١ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٢ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ٣ مَٰلِكِ يَوۡمِ ٱلدِّينِ ٤ إِيَّاكَ نَعۡبُدُ وَإِيَّاكَ نَسۡتَعِينُ ٥ ٱهۡدِنَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلۡمُسۡتَقِيمَ ٦ صِرَٰطَ ٱلَّذِينَ أَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِمۡ غَيۡرِ ٱلۡمَغۡضُوبِ عَلَيۡهِمۡ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ ٧

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam
Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Yang menguasai di Hari Pembalasan
Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan
Tunjukilah kami jalan yang lurus
(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” ( Al-Fatiha : 1-7 )

ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَيُّ ٱلۡقَيُّومُۚ لَا تَأۡخُذُهُۥ سِنَةٞ وَلَا نَوۡمٞۚ لَّهُۥ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ مَن ذَا ٱلَّذِي يَشۡفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذۡنِهِۦۚ يَعۡلَمُ مَا بَيۡنَ أَيۡدِيهِمۡ وَمَا خَلۡفَهُمۡۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيۡءٖ مِّنۡ عِلۡمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَۚ وَسِعَ كُرۡسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَۖ وَلَا يَ‍ُٔودُهُۥ حِفۡظُهُمَاۚ وَهُوَ ٱلۡعَلِيُّ ٱلۡعَظِيمُ ٢٥٥ لَآ إِكۡرَاهَ فِي ٱلدِّينِۖ قَد تَّبَيَّنَ ٱلرُّشۡدُ مِنَ ٱلۡغَيِّۚ فَمَن يَكۡفُرۡ بِٱلطَّٰغُوتِ وَيُؤۡمِنۢ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱسۡتَمۡسَكَ بِٱلۡعُرۡوَةِ ٱلۡوُثۡقَىٰ لَا ٱنفِصَامَ لَهَاۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ ٢٥٦ ٱللَّهُ وَلِيُّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ يُخۡرِجُهُم مِّنَ ٱلظُّلُمَٰتِ إِلَى ٱلنُّورِۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَوۡلِيَآؤُهُمُ ٱلطَّٰغُوتُ يُخۡرِجُونَهُم مِّنَ ٱلنُّورِ إِلَى ٱلظُّلُمَٰتِۗ أُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلنَّارِۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ ٢٥٧

“Allah, tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa´at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar
Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui
Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. “ ( Al-Baqarah : 255-257 )

قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ ١ ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ ٢ لَمۡ يَلِدۡ وَلَمۡ يُولَدۡ ٣ وَلَمۡ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدُۢ ٤
Katakanlah: “Dialah Allah, Yang Maha Esa
Allah adalah Rabb yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu
Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan
dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia” ( Al-Ikhlas : 1-4 )

قُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلۡفَلَقِ ١ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ ٢ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ٣ وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّٰثَٰتِ فِي ٱلۡعُقَدِ ٤ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ٥
Katakanlah: “Aku berlindung kepada Rabb Yang Menguasai subuh. dari kejahatan makhluk-Nya. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki” ( Al-( Al-Falaq : 1-5 )

۞وَأَوۡحَيۡنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنۡ أَلۡقِ عَصَاكَۖ فَإِذَا هِيَ تَلۡقَفُ مَا يَأۡفِكُونَ ١١٧ فَوَقَعَ ٱلۡحَقُّ وَبَطَلَ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ١١٨ فَغُلِبُواْ هُنَالِكَ وَٱنقَلَبُواْ صَٰغِرِينَ ١١٩ وَأُلۡقِيَ ٱلسَّحَرَةُ سَٰجِدِينَ ١٢٠ قَالُوٓاْ ءَامَنَّا بِرَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ١٢١ رَبِّ مُوسَىٰ وَهَٰرُونَ ١٢٢
“Dan Kami wahyukan kepada Musa: “Lemparkanlah tongkatmu!”. Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan
Karena itu nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan
Maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina
Dan ahli-ahli sihir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud
Mereka berkata: “Kami beriman kepada Rabb semesta alam
“(yaitu) Rabb Musa dan Harun” ( Al-A’raf : 117-122 )

فَلَمَّآ أَلۡقَوۡاْ قَالَ مُوسَىٰ مَا جِئۡتُم بِهِ ٱلسِّحۡرُۖ إِنَّ ٱللَّهَ سَيُبۡطِلُهُۥٓ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُصۡلِحُ عَمَلَ ٱلۡمُفۡسِدِينَ ٨١ وَيُحِقُّ ٱللَّهُ ٱلۡحَقَّ بِكَلِمَٰتِهِۦ وَلَوۡ كَرِهَ ٱلۡمُجۡرِمُونَ ٨٢
Maka setelah mereka lemparkan, Musa berkata: “Apa yang kamu lakukan itu, itulah yang sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan ketidak benarannya” Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-yang membuat kerusakan
Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukai (nya).” ( Yunus : 81-82 )

وَأَلۡقِ مَا فِي يَمِينِكَ تَلۡقَفۡ مَا صَنَعُوٓاْۖ إِنَّمَا صَنَعُواْ كَيۡدُ سَٰحِرٖۖ وَلَا يُفۡلِحُ ٱلسَّاحِرُ حَيۡثُ أَتَىٰ ٦٩
“Dan lemparkanlah apa yang ada ditangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka perbuat. “Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir (belaka). Dan tidak akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang” ( Thaha : 69 )

9. Setelah selesai membacakan ayat-ayat diatas, kemudian berdo’alah kepada Allah di air tersebut dengan penuh harap, menangislah jika bisa untuk membuktikan keseungguhan kita dalam berdo’a.

“Ya Allah ya Rabb. Jadikanlah air ini menjadi pelarut bagi penyakit yang hamba derita selama ini….(sebutkan semua penyakit kita ).

Jadikanlah air ini menjadi penghancur bagi virus-virus, sel-sel jahat yang menyakiti tubuh hamba-Mu ini, hancurkanlah penyakit-penyakit yang mengakibatkan aku sulit untuk melakukan ketaatan kepada-Mu ya Rohman.

Ya Allah. Jika penyakit hamba ini, akibat perbuatan musuh-musuh-Mu dari kalangan setan, atau akibat buhul-buhul sihir yang di hembuskan tukang sihir. Maka jadikanlah air ini, ibarat racun bagi musuh-musuh-Mu tersebut. Jadikanlah air ini seperti timah-timah panas, mendidih yang akan menghancurkan ikatan-ikatan buhul sihir tersebut.

Ya Allah, kembalikanlah sihir-sihir ini kepada orang yang mengirimnya, sebagai balasan bagi kezoliman yang mereka lakukan kepadaku. Amin…

10. Kemudian bacakanlah surat Al-Anfal ayat : 17 sebanyak 7 kali, kemudian hembuskan kedalam air.

فَلَمۡ تَقۡتُلُوهُمۡ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ قَتَلَهُمۡۚ وَمَا رَمَيۡتَ إِذۡ رَمَيۡتَ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ رَمَىٰ وَلِيُبۡلِيَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ مِنۡهُ بَلَآءً حَسَنًاۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٞ ١٧

“Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” ( Al-Anfal : 17 )

Cara Pakai :

Secara umum air ini bisa dikonsumsi untuk menggantikan air yang biasa kita minum, dan di konsumsi seperti biasa sehari-hari. Jika ingin memperoleh hasil yang dahsyat, maka lakukan tata cara berikut ini,

1. Siapkan ¼ liter air yang sudah diruqyah sebelum shalat wajib.
2. Bacakan Al-Fatihah 3 kali selepas shalat.
3. Bacakan do’a diatas sebelum diminum, kemudian hembuskan.
4. Minumlah dengan basmallah dan keyakinan yang kuat akan kedahsyatan pengobatan Al-Qur’an.
5. Tunggu 5 menit, maka dengan izin Allah akan terjadi reaksi yang luarbiasa, biasanya musuh-musuh Allah dari kalangan setan yang selama ini bersembunya dalam tubuh akan langsung keluar melalui muntah.
6. Lakukan rutin selama 60 hari, untuk kasus sihir berat, maka minimal setahun. Konsultasikan pada Ahlinya.

Perlu diingat, ini adalah salah satu bukti kekuatan do’a, yang jika di lakukan dengan sungguh-sungguh, serta keyakinan yang kuat, dan mengharap pertolongan hanya pada Allah, maka akan mendapatkan hasil yang maksimal.

***

Panduan ruqyah yang lengkap bisa dibaca di Ebook "Tutorial Panduan Ruqyah Syar'iyah Mandiri", gratis download : http://www.belajarruqyah.com/2014/03/ebook-50-tutorial-ruqyah-mandiri.html.
Belajar Ruqyah
Belajar Ruqyah

Previous
Next Post »

1 komentar:

Komentar anda akan di moderasi dulu oleh admin, terima kasih.
EmoticonEmoticon