Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Meruqyah Ibu Hamil Yang Bayinya Hilang Dari Kandungan

BAYI YANG HILANG DALAM KANDUNGAN

Penulis : A. Khaerul mu'min
(Ketua QHI DPD Karawang & Narasumber jatiluhur Tv)

Ada pengalaman pertama yang luar biasa dalam hidup saya, pada hari minggu yang lalu ada keluarga yang meminta bantuan perihal anaknya dalam kandungan hilang secara misterius sampai 2x.

Saat telat haid mereka cek menggunakan alat kehamilan positif.
Ke tukang urut juga mengatakan ada.
Ke bidan juga saat di pegang perut si ibu ada.

Namun… saat 6 bulan kehamilan tiba-tiba perutnya kempes seperti tidak punya bayi, saat di cek USG pun tidak terditeksi ada tanda-tanda bayi, dan itu terjadi hingga 2x. Menurut keluarganya yang menjadi tukang ramal mengatakan harus menumbalkan kepala kerbau, na'udzubillahi min dzalik.

Saat di vonis tidak ada tanda bayi dalam kandungan mereka menghubungi saya untuk meminta bantuan, saat kami berbincang tertariklah kesimpulan sementara adalah sihir, entah dari bangsa manusia maupun bangsa jin.

Kamipun melakukan ruqyah standar dengan metode taubat, meminta maaf kepada suaminya dan ruqyah usapan, tak lama jin dalam tubuhnya berontak, selama 5 menit kami berdebat dengan bangsa jin dan dukun dari manusia melalui tubuh pasien (teknik syekh wahid) untuk menemukan buhulnya, karen a kaidah sihir dari manusia itu pasti ada buhul entah di dalam maupun diluar rumah, menurut pengakuanya buhulnya berbentuk ikatan kain warna orange namun saya tidak langsung percaya, saya mencoba menyusuri rumah pasien, mata saya tertuju pada tasbih berwarna orange.

Karena :
– Si dukun mengatakan berwarna orange.
– Banyak pasien yang saya tangani tasbih menjadi buhul, karena tasbih sering digunakan dzikir yang tidak dicontohkan Rasulullah.

Lalu saya pun mencoba mendiagnosa kembali, saya kucek-kucek tasbihnya dengan takbir lalu jin dalam tubuhnya berkata: “yaaaaah kamu kok tau aku disitu,,”

Lalu saya putuskan ikatanya diapun berkata, “jangaaaan,,, itu rumahku…(menjerit)”, kemudian dengan izin Allah jinpun mudah di keluarkan.

Kemudian pasienpun merasa sakit perutnya hingga tidak bisa duduk normal, lalu pasien itu melihat perutnya dengan kaget karena perutnya membesar lagi hingga normal kehamilan 6 bulan.

Pasienpun mengatakan : “apah… anak kita kembali lagi.. alhamdulillah”.

Air mata kebahagiaan keluargapun mengalir melihat kejadian yang kami alami.

Namun… itulah Kehendak Allah, apapun bisa terjadi.

Allah berfirman :

ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْحَقُّ وَأَنَّهُۥ يُحْىِ ٱلْمَوْتَىٰ وَأَنَّهُۥ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang haq dan sesungguhnya Dialah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu (Al Haj : 6)

Semoga kisah nyata ini menjadi ibroh bagi kita semua bahwa tiada yang tidak mungkin bagi Allah, termasuk mengeluarkan dan memasukan bayi kedalam rahim seorang ibu.

Cerita diatas bisa di pertanggung jawabkan kebenaranya.

Wallahu a'lam..

Posting Komentar untuk "Meruqyah Ibu Hamil Yang Bayinya Hilang Dari Kandungan"