Download gratis audio ruqyah >>klik disini. Download gratis ebook tutorial ruqyah >>klik disini. Daftar peruqyah syar'iyah se-indonesia >>klik disini. Herbal penunjang terapi ruqyah >>herbal.belajarruqyah.com. Buku panduan ruqyah >>klik disini. Channel telegram kami >>t.me/belajarruqyahcom. Instagram kami >>instagram.com/belajarruqyah.

Waspadai Adanya Upaya Untuk Merusak Ruqyah Syar'iyah

Waspadai Opini Merusak Ruqyah
Musdar Bustamam Tambusai
(Founder MATAIR / Majlis Talaqqi Ilmu Ruqyah Internasional)

===========================

■ Ruqyah syar'iyyah sejak awal dikesankan sebagai terapi gangguan jin saja sehingga membuat masyarakat punya pikiran seperti itu.

■ Gayung bersambut ketika peruqyah juga senang jika pasien yg diruqyah reaksi menjerit dan muntah, apalagi kalau keluar jurus-jurus kungfu, pencak silat atau gerakan-gerakan meniru binatang spt harimau, ular dan sebagainya.

■ Jika tidak reaksi, sebagian peruqyah mulai memvonis, jinnya kuat, jinnya sudah lama, jinnya terikat suatu benda dan sebagainya.

■ Dan -sekali lagi- pihak media suka menyiarkan ruqyah yg ada reaksinya seperti itu. Kita pun latah memposting video pasien kerasukan saat diruqyah.

■ Tujuan awalnya memang bagus sbg bentuk penyadaran pentingnya menjauhi perkara-perkara syirik dan pentingnya solusi yg syar'i untuk mengatasi gangguan jin.

■ Tapi karena kesan yg dimunculkan adalah ruqyah identik dengan terapi gangguan jin, maka opini masyarakat tergiring ke arah itu dan susah untuk di install ulang.

■ Akhir-akhir ini, kita dikejutkan oleh pernyataan seorang Ustadz yg lagi booming di televisi dan mulai berusaha menggeser tayangan ruqyah. Di setiap zaman memang tantangan dakwah akan terus mengikuti sesuai dengan irmanya. Itu tabiat dakwah.

■ Sang Ustadz Anu selalu buat statemen ttg jin, ruqyah dan hal yg terkait dengannya. Terakhir, yg sekarang sering ditanyakan orang adalah pernyataannya bahwa ruqyah hanya akan memperkuat kedudukan jin di dalam tubuh manusia dan bacaan al-Qur'an akan mengikat jin dalam tubuh pasien. Laa hawla walaa quwwata illa billah.

■ Pernyataannya itu mulai mendapat pembenaran daripada mantan pasien ruqyah. Sebagian mereka mengakui bahwa setelah diruqyah ternyata gangguannya tidak hilang, gangguannya semakin kuat, jinnya bertambah dan sebagainya.

■ Saya tidak pernah mendengar tapi begitulah pernyataan sang Ustadz Anu yg disampaikan banyak orang ke saya melalui media sosial.

■ Apakah sang Ustadz bertanya kepada pasien bahwa sudah sejauh mana upaya dirinya memperbaiki ibadah, melakukan ruqyah mandiri, memperbaiki cara hidup agar sesuai ajaran Islam dan sebagainya setelah diruqyah ?

■ Apakah sang Ustadz memastikan pula bahwa pasien yg telah diruqyah itu benar-benar diruqyah secara syar'i, diruqyah dengan cara yg benar atau benarkah pasien itu positif terganggu jin ?

■ Pernyataan beliau (jika benar seperti itu) bahwa al-Qur'an akan mengikat jin semakin kuat atau ruqyah tidak akan dapat mengusir jin yg mengganggu, jadi dengan cara apa kita mengatasi atau menerapi gangguan jin selain ruqyah ?

■ Memang ruqyah bukan hanya untuk mengatasi gangguan jin, tapi gangguan jin dapat diatasi dengan terapi ruqyah. Begitu yg kita pahami selama ini.

■ Ini menjadi tugas kita sebagai dai, khususnya yg aktif di bidang ruqyah. Jangan katakan lagi bahwa tidak perlu fokus membicarakan masalah ini karena tidak dicontohkan Nabi dan sahabat. Tantangan dakwah setiap zaman itu berbeda.

■ Kalau kita mendiamkan masalah ini, yakinlah besok orang akan meninggalkan al-Qur'an dan ruqyah pun dianggap sebagai "Pengundang Jin".

■ Tugas bersama aktivis dan praktisi ruqyah syar'iyyah untuk melakukan upaya meluruskan pernyataan sang ustadz Anu.
Belajar Ruqyah
Belajar Ruqyah

Previous
Next Post »

Komentar anda akan di moderasi dulu oleh admin, terima kasih.
EmoticonEmoticon