Toko Belajar Ruqyah, menyediakan berbagai kebutuhan ruqyah syar'iyah, seperti cd, vcd dan buku-buku panduan ruqyah, serta herbal-herbal terapi ruqyah. Info klik disini. Join http://telegram.me/belajarruqyahcom

Mengapa Kesurupan Sulit Diatasi dan Berlangsung Lama??

Bismillah...

Pada status sebelumnya saya pernah membahas masalah yang serupa dengan judul ini...

Jika sebelumnya kita membahas dari sisi kekuatan fisik pasien dan tatacara penanganannya...

Maka pada kali ini kita akan membahas proses kesurupan yang lama karena kondisi psikis/kejiwaan pasien dan beberapa faktor penghambat yang lain....

Berikut sebab-sebabnya:

1. Kesurupan yang sulit diatasi saat ruqyah biasanya menimpa pasien yang lebih didominasi rasa marah, sedih, gugup, gelisah, tegang, dan takut...

Pasien yang didominasi rasa takut misalnya; ketika prosesi ruqyah berlangsung dengan penuh ketegangan, penuh teror, penuh jeritan pilu dari peserta lain, suara muntah2an, ditambah bentakan-bentakan dahsyat membara dari raqinya, maka kesurupan akan cenderung terjadi dengan jin yang memanfaatkan sisi KETAKUTAN pasien... hal ini bisa terjadi bahkan jika sebelum itu pasien dalam kondisi NORMAL (tidak memiliki gangguan jin yang parah)....

2.Cara pandang peruqyah yang tujuannya selalu utk "menyerang", "membakar", "membunuh jin", "memutilasi jin", dan yang sejenisnya maka secara tidak langsung peruqyah tsb telah menjadikan pasien sebagai MUSUH baginya (tanpa ia sadari)... Tampilan peruqyah yang penuh ketegangan dan garang menjadikan hawa permusuhan begitu mudahnya terbaca di benak pasien, padahal pasien tidak semestinya diposisikan sebagai MUSUH bagi peruqyah, mereka adalah saudara kita yang sedang butuh utk kita tolong, bukan utk di-MUSUHI... Apalagi utk dijadikan objek agar diri kita diakui kehebatannya oleh masyarakat (na'udzubillah)

3.Proses pemaksaan (seperti yang sudah kita jelaskan di status sbelumnya, silahkan dibaca lagi)

4.Terapi ruqyah akan smakin sulit jika masih tersimpan jimat pasien di rumahnya, atau masih tersisanya sarana maksiat spt film porno, musik, minuman keras, foto pacar, foto selingkuhan, foto media sihir di laptop/HP, nomer HP pacar, dsb...

5.Antara sisi kemanusiaan pasien dan pengaruh jin belum dipisahkan... ini yang gawat, jika pasien datang malah dibodoh-bodohi, dimarah-marahi, dan dikatai dengan perkataan yang membikin mental pasien smakin drop... maka jangan harap kesembuhan dari Allah melalui raqi "kesurupan" smacam itu, karena takkan ada manfaatnya dan malah memperparah keadaan... pasien yang terkena gangguan jin atau sihir, mereka sangat peka dengan aura kejiwaan dari orang2 di sekitarnya... jika ada orang yang marah2, atau sangat sedih, sangat takut, maka dengan sangat cepatnya akan mempengaruhi kondisi kejiwaan pasien hingga membuat setan smakin mengguncang sisi kejiwaannya...
Pasien perlu utk dimotivasi dan dientaskan sisi kemanusiaannya dgn bahasa cinta dan kelembutan, bukan bahasa kasar yang penuh keangkuhan...

6.Yang terakhir, pasien lupa dan bahkan tidak tau kesalahan mana yang harus ia taubati dgb taubat yang sesungguhnya,,, karena tidaklah Allah mengizinkan setan itu masuk ke tubuh manusia, kecuali bagi mereka yang mengikuti jalan setan utk mendurhakai Allah ....

إن عبادي ليس لك عليهم سلطان إلا من اتبعك من الغاوين

"Sesungguhnya engkau (setan) tidak mempunyai kuasa atas hamba-Ku kecuali mereka2 yang mengikutimu dari orang2 yang sesat..."

Maka ajak pasien utk bermuhasabah, dosa2 apa yang slama ini menjadi ganjalan baginya... baim dari dosa syirik, bid'ah, dan dosa2 besar lainnya, hingga dosa2 kecil yang sering ia remehkan....

Insya Allah tatkala 6 sebab ini kita hindari, maka dengan izin Allah ruqyah akan begitu mudah dan praktis....smoga yang sdikit ini visa bermanfaat utk kita semua dan menjadi amal yang tak pernah terputus pahalanya utk guru2 kita... aamiin

Barakallaahu fiikum ... smile emoticon

Muhibbukum fillaah...
Muhammad Faizar Hidayatullah

★★Sokaraja, 8 September 2015★★

Tim Belajar Ruqyah
www.belajarruqyah.blogspot.com
www.facebook.com/belajarruqyah
Belajar Ruqyah
Belajar Ruqyah

Previous
Next Post »

Komentar anda akan di moderasi dulu oleh admin, terima kasih.
EmoticonEmoticon